Kamis, 19 Maret 2020

Pengertian Abrasi dan Dampak Buruknya


Abrasi adalah suatu proses pengikisan pantai yang disebabkan oleh gelombang dan arus laut. Abrasi juga disebut dengan erosi pantai yang bisa terjadi karena ketidakseimbangan alam di sekitar pantai tersebut. Penyebab utama terjadinya abrasi adalah manusia. Abrasi bisa terjadi karena tidak adanya penghambat gelombang atau arus laut yang menuju pantai. Sehingga, bisa mengikis tanah disekitar pantai. 

Walaupun tidak tahu kapan gelombang ombak menjadi besar, tapi kondisi ini bisa dicegah. Salah satunya caranya yakni menanam mangrove di pinggir pantai. Dengan begitu, ketika ada gelombang dan arus perusak, bisa dicegah oleh mangrove, sehingga tidak bisa mengikis pantai. Selain manusia, abrasi juga disebabkan oleh angin yang bertiup begitu kencang diatas lautan, lalu mengakibatkan gelombang dan arus lautnya berkekuatan tinggi untuk mengikis pantai. 

Penanaman mangrove atau hutan bakau di pinggir pantai ini memiliki manfaat yang besar. Sebab, akarnya yang kuat dapat menahan hantaman ombak yang datang. Karena itulah dianggap efektif dalam mengurangi pengikisan. Selain menaman hutan bakau, kita juga bisa membangun pemecah gelombang dan arus laut. 

Pembangunan pemecah gelombang ini bertujuan agar  kekuatan gelombang tidak terlalu kuat saat sampai di garis pantai. Sehingga, tidak memiliki potensi untuk mengikis padatan atau pasir pada titik tersebut. Sekarang sudah banyak wilayah laut Indonesia yang menerapkan konsep pemecah gelombang. Jadi, abrasi pantai bisa dicegah dan tidak merusak lingkungan sekitar pantai.


0 on: "Pengertian Abrasi dan Dampak Buruknya"