Minggu, 01 Juli 2018

Apakah Air Cooler Aman Bagi Bayi?


Kebanyakan ahli berpendapat kalau menggunakan AC atau air cooler lebih aman daripada membiarkan bayi yang baru lahir tinggal di ruangan yang panas, kurang udara, dan lembab. Bayi yang baru lahir pada umumnya tidak bisa mengatur suhu tubuh sebaik orang dewasa. Ini membuat mereka rentan terhadap kepanasan dan penyakit yang berhubungan dengan panas seperti ruam, dihidrasi, atau kepanasan. Untuk lebih tau mengenai air cooler, silahkan lihat artikel pengertian air cooler.

Beberapa ahli mengatakan kalau ruangan yang didinginkan dengan benar dan mempunyai ventilasi yang baik menolong bayi untuk tidur nyenyak dan mengurangi resiko kematian mendadak atau SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).

Di lain pihak, ruangan yang terlalu dingin bisa menurunkan suhu badan bayi dan membahayakan. Gunakan tips di bawah ini untuk menjaga bayi Anda aman dan nyaman menggunakan AC atau air cooler:

Menjaga temperatur yang nyaman

Perubahan temperatur luar dan kelembaban bisa mempengaruhi dinginnya air cooler. Kamar Anda bisa menjadi dingin atau panas dengan cepat, membuat bayi tidak nyaman. Jaga temperatur pada suhu yang tepat, tidak terlalu panas atau dingin. Jika menggunakan AC, temperatur sebaiknya antara 23 hingga 26 derajat Celcius. Jika menggunakan air cooler, posisikan alat ini pada jendela yang agak terbuka untuk menjaga aliran udara tetap sejuk dan segar bagi bayi, khususnya di musim panas dan kering.

Jauhkan Bayi dari Semburan Angin Langsung

Pakaikan pakaian bayi yang tipis dan menutupi tangan dan kakinya untuk menjaga dari udara dingin. Anda bisa memakaikan penutup kepala dan selimut tipis di bawah siku. Sebaiknya bayi Anda tidak terlalu panas dalam berpakaian dan jangan dibungkus terlalu rapat. Jaga aliran udara keluar dari mesin agar tidak terarah ke posisi bayi langsung. Arahkan ke samping atau ke atas, udara dingin biasnya turun dan udara panas naik ke atas, jadi Anda bisa mengarahkan semburan angin air cooler ke arah yang lebih tinggi.

Servis Air Cooler Untuk Pendinginan Yang Efisien

Jika bisa membersihkan air cooler sendiri, ini hal mudah untuk dilakukan. Jika Anda menggunakan AC sebaiknya memberikan pelembab kepada bayi untuk menjaga kelembaban. Jangan membawa bayi Anda langsung ke luar ruangan dari dalam, biarkan tubuhnya beradaptasi dulu dengan berdiri di perbatasan pintu masuk dan keluar. Perubahan temperatur mendadak bisa menyebabkan bayi sakit.

Keluarkan Udara Panas Dari Mobil


Bukalah jendela mobil beberapa menit untuk membiarkan aliran udara segar masuk dan menurunkan temperatur sebelum membawa bayi Anda masuk. Anda bisa menyalakan AC tapi tetap buka jendela sampai temperatur menjadi nyaman untuk bayi.

Anda tidak harus selalu menyalakan AC atau air cooler. Bayi Anda perlu juga mendapatkan udara segar dan terlatih untuk beradaptasi dengan berbagai macam kondisi cuaca. Anda bahkan bisa saja menggunakan kipas angin biasa untuk membuatnya nyaman. Prinsipnya adalah, selama udara panas naik dan meninggalkan udara dingin di bawah, Anda bisa menaruh bayi Anda di lantai beralaskan karpet atau eva mat untuk beristirahat. Tutuplah tirai jendela Anda untuk mencegah masuknya sinar matahari yang berlebihan dan kenakan pakaian bayi tipis. Jika bayi Anda mulai kurang nyaman Anda bisa memindahkannya ke ruangan yang lebih dingin, menyalakan AC atau air cooler.

Apapun kondisi Anda, jika tidak yakin sebaiknya berkonsultasi ke dokter pribadi atau dokter spesialis anak. Dokter yang baik bisa memberikan saran yang tepat untuk perawatan bayi Anda.

0 on: "Apakah Air Cooler Aman Bagi Bayi? "