Kamis, 07 September 2017

Mau beli apartemen bekas? ini yang akan kamu dapatkan!!!





Sampai saat ini tidak sedikit para pemilik apartemen lama yang akan menjual unit apartemennya. Tidak sedikit dari mereka menjual unit apartemen Semarang karena sudah memiliki tempat tinggal yang lebih luas atau bahkan sudah memiliki pekerjaan di tempat lain. Namun sayangnya apartemen bekas pakai yang dijual atau disewakan kembali terkadang sulit untuk mencari pemilik baru karena kondisinya yang sudah terpakai. Padahal sebenarnya ada banyak keuntungan yang akan kamu dapatkan ketika memutuskan untuk beli apartemen bekas pakai. Berikut beberapa diantaranya :
1.      Membeli unit apartemen yang masih dalam tahap pembangunan oleh pengembang atau pengelola layaknya membeli kucing dalam karung yang tidak diketahui bagaimana wujud dan rupanya. Hal ini akan berbeda bila kamu membeli apartemen bekas pakai, kamu bisa secara langsung melihat kondisi, kualitas dan keadaan gedung serta unit apartemen yang akan kamu beli. Dengan begitu kamu tidak perlu lagi khawatir akan lokasi apartemen yang sulit dijangkau atau kekhawatiran akan bangunan apartemen yang molor atau mangkrak dan tidak selesai dibangun oleh pengembang.
2.      Kamu bisa secara langsung melakukan pemeriksaan terehadap kualitas dan spesifikasi  gedung atau apartemen. Bahan material yang digunakan saat membangun akan terlihat secara langsung pada bangunan apartemen yang sudah jadi.
3.      Kamu bisa langsung menempati apartemen yang akan kamu tinggali, surat – surat dan sertifikat pun lebih jelas ketimbang membeli apartemen yang belum dibangun.

Meski membeli apartemen bekas pakai memiliki keuntungan yang cukup banyak, namun kamu tetap harus melakukan pengecekan pada setiap unit apartemen Semarang yang kamu jadikan tempat tinggal. Seperti misalnya kelayakan bangunan, lokasi apartemen atau bangunan, fasilitas apartemen, hingga legalitas dari bangunan dan unit apartemen. Berikut beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk membeli apartemen bekas pakai.

a.      Sebagian besar unit fasilitas apartemen, memiliki izin HGB atau Hak Guna Bangunan yang memiliki jangka waktu tertentu mulai dari 20 tahun hingga 30 tahun. Ketahui masa penggunaan unit apartemen yang akan kamu beli. Utamakan untuk memilih unit apartemen yang memiliki masa penggunaan sudah hampir habis, agar kamu tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan perpanjangan kepemilikn unit apartemen.
b.      Periksa kondisi fisik bangunan apartemen, mulai dari keretakan dinding, cat yang sudah kusam atau mulai terkelupas, kelembapan ruangan, kebocoran pipa atau atap dan jendela, saluran air, aliran listrik, dan cacat atau kerusakan lainnya. Pastikan kondisi apartemen yang akan kamu beli layak untuk dihuni dan akan memberikan keuntungan ketika kamu akan menjualnya kembali.
c.       Ketahui dan amati semua fasilitas umum di sekitar apartemen. Pilih apartemen dengan fasilitas umum yang kamu butuhkan dan perlukan untuk menunjang aktivitasmu sehari – hari seperti misalnya minimarket atau pusat perbelanjaan, mesin ATM, taman bermain, jogging track, pusat kebugaran, sarana kesehatan hingga tempat beribadah. Usahakan sebisa mungkin untuk memilih apartemen yang berada di lokasi yang sudah berkembang untuk meningkatkan nilai dan kenyamanan.
d.      Pastikan legalitas unit apartemen. Periksa kelengkapan surat – surat dan sertifikat kepemilikan apartemen bekas pakai yang akan kamu beli khususnya seperti sertifikat induk atau HGB, surat izin mendirikan bangunan atau IMB serta surat izin penunjukan dan penggunaan tanah atau SIPPT.
e.      Bandingkan  harga apartemen. Pertimbangkan untuk membandingkan harga apartemen bekas pakai yang ada di kawasan sekitar. Pastikan membandingkan unit apartemen yang memiliki tipe mirip atau hampir sama dari sisi luas dan jumlah kamar.
f.        Proses pembayaran. Pastikan untuk mencari tau cara paling mudah untuk membayar biaya apartemen bekas pakai yang akan kamu beli, khususnya jika kamu memilih program cicilan ke bank, lembaga keuangan atau kreditur yang dipilih. Kamu bahkan bisa meminta bank atau kreditur tersebut untuk melakukan penilaian properti secara menyeluruh untuk membantu proses penawaran harga apartemen yang tepat.
g.      Pertimbangkan biaya – biaya tambahan dan rutin lainnya. Pastikan untuk selalu mempertimbangkan biaya – biaya tambahan yang harus kamu bayarkan dan keluarkan seperti biaya renovasi ( bila diperlukan) , biaya transportasi dari tempat kuliah atau tempat bekerja ke lokasi apartemen,  sampai biaya tambahan rutin apartemen seperti layanan kamar, kemanan, dan perawatan bangunan.
h.      Sebelum melanjutkan ke proses transaksi. Pastikan untuk melakukan kesepakatan dengan pemilik apartemen yang lama mengenai biaya – biaya terkait notaris hingga pembayaran pajak penjual dan pajak pembeli. Umumnya biaya ini akan dibagi dua dengan pemilik.
i.        Bila kamu beli apartemen Semarang melalui agen properti, usahakan untuk tidak menggunakan jasa notaris PPAT yang ditunjuk oleh agen, karena umumnya akan memiliki biaya yang lebih mahal lagi, minta agar kamu dapat menunjuk sendiri notaris PPAT.

Itulah ulasan mengenai hal – hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli apartemen bekas pakai dan pertimbangan – pertimbangan khusus untuk membeli apartemen bekas pakai. Semoga ulasan dan informasi diatas dapat bermanfaat dan diterapkan dengan baik.